Survailans ASF dan CFS Pada Babi di Kabupaten Magetan dan Batang
Yogyakarta – Dalam rangka memperkuat sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit hewan menular strategis, Balai Besar Veteriner (BBV) Wates melaksanakan kegiatan surveilans African Swine Fever (ASF) di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dan Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada 20–23 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan situasi penyakit ASF dan Classical Swine Fever (CSF) pada peternakan babi di wilayah kerja BBV Wates.
Surveilans diawali dengan koordinasi bersama dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di masing-masing daerah, dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah peternakan babi untuk melakukan pengamatan kondisi lapangan serta pengambilan sampel. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha peternakan dalam menjaga kesehatan ternak babi dari ancaman penyakit hewan menular strategis.
Di Kabupaten Magetan, kegiatan Tim Surveillans BBV Wates dilaksanakan pada beberapa peternakan babi di Kecamatan Lembeyan. Salah satu lokasi yang menjadi sasaran surveilans adalah CV Ciptajaya Farm, merupakan peternakan babi modern yang menerapkan sistem produksi terintegrasi mulai dari pembibitan hingga penggemukan dengan penerapan biosekuriti yang baik.
Pengambilan sampel dilakukan berupa darah EDTA dan swab untuk mendukung pengujian laboratorium menggunakan metode PCR terhadap virus ASF dan Classical Swine Fever (CSF). Seluruh sampel yang diperoleh selanjutnya dibawa ke laboratorium BBV Wates untuk dilakukan pengujian sebagai bagian dari pemantauan status kesehatan ternak babi di wilayah kerja BBV Wates.
Hasil pengamatan dan wawancara di lapangan menunjukkan bahwa peternakan yang dikunjungi telah menerapkan biosekuriti secara ketat sejak terjadinya wabah ASF. Pengawasan terhadap lalu lintas manusia, kendaraan, dan peralatan dilaksanakan secara disiplin untuk meminimalkan risiko masuknya agen penyakit.
Melalui kegiatan surveilans ini, BBV Wates memperoleh data lapangan yang bermanfaat dalam memantau perkembangan penyakit pada ternak babi serta mendukung penyusunan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian penyakit berbasis bukti ilmiah. Kegiatan surveilans diharapkan dapat memperkuat deteksi dini, meningkatkan kesiapsiagaan terhadap ancaman ASF dan CSF, serta mendukung terwujudnya kesehatan hewan yang berkelanjutan di wilayah kerja BBV Wates.