BBV Wates Sosialisasikan Program CARE-I untuk Penguatan Surveilans Flu Burung
Wates, 24 September 2026 — Balai Besar Veteriner (BBV) Wates menyelenggarakan Sosialisasi Program Kerja CARE-I Sektor Kesehatan Hewan pada Kamis, 24 September 2026. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh perwakilan dari sejumlah dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di wilayah kerja BBV Wates.
Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antara BBV Wates dengan pemerintah daerah dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan hewan, khususnya surveilans Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) atau flu burung patogenisitas tinggi.
Dalam kegiatan tersebut, pembahasan difokuskan pada pelaksanaan surveilans HPAI pada pasar unggas hidup (Live Bird Market/LBM) serta surveilans pada zona di wilayah kerja BBV Wates. Pelaksanaan surveilans tersebut diharapkan dapat menghasilkan informasi yang akurat mengenai situasi penyakit di lapangan sehingga dapat menjadi dasar dalam pengambilan langkah pengendalian yang tepat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, BBV Wates mendorong terbangunnya pemahaman yang sama mengenai pelaksanaan surveilans, mekanisme koordinasi, serta peran masing-masing pihak dalam mendukung deteksi dini penyakit Avian Influenza.
Kolaborasi antara BBV Wates dan dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan di daerah menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat sistem kewaspadaan terhadap penyakit hewan menular. Dengan koordinasi yang baik, potensi penyebaran penyakit dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti secara lebih cepat dan terarah.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat surveilans, deteksi dini, pelaporan, serta upaya pengendalian Avian Influenza di wilayah kerja BBV Wates. Upaya tersebut tidak hanya penting untuk melindungi kesehatan dan produktivitas ternak unggas, tetapi juga mendukung keberlanjutan usaha peternakan dan ketahanan pangan nasional.
BBV Wates berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait dalam membangun sistem kesehatan hewan yang responsif, berbasis data, dan berkelanjutan.