TATA NIAGA DAGING SAPI

Sabtu, 19 September 2015 22:56:39 | dibaca : 264 kali
tata_niaga_daging_sapi

Buletin Laboratorium Veteriner Vol. 14 Nomer 2 Edisi : April-Juni 2014 Artikel 5

KAJIAN TATANIAGA DAGING SAPI DI KABUPATEN PURWOREJO

Penulis Artikel : Mariyono, Dyah Panuntun Utami dan Zulfanita

 

ABSTRAK

Pengkajian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) saluran tataniaga daging sapi di Kabupaten Purworejo, 2) margin dan share tataniaga daging sapi masing-masing saluran tataniaga, 3) bagian harga yang diterima produsen dan 4) efisiensi tataniaga daging sapi di Kabupaten Purworejo. Penelitian menggunakan metode survei. Pemilihan lokasi penelitian dan pengambilan sampel produsen secara purposive sampling. Jumlah sampel pejagal/produsen sebanyak 3 orang, sampel tengkulak sebanyak 1 orang dan sampel pedagang pengecer sebanyak 13 orang.

Hasil pengkajian menunjukkan terdapat tiga pola tataniaga daging sapi di Kabupaten Purworejo yaitu Pola I Pejagal l - Konsumen, Pola II Pejagal - Pedagang pengecer - Konsumen, dan Pola III Pejagal - Pedagang Tengkulak - Pedagang pengecer - Konsumen.

Total biaya tataniaga pola I Rp 0, biaya tataniaga pola II Rp 136,46, biaya tataniaga pola III Rp 231,59. Margin tataniaga pola I Rp 0, margin tataniaga pola II Rp 4.083,33, margin tataniaga pola III Rp 9.875,00. Bagian harga yang diterima pejagal pola I 100% , pola II 92,64%,pola III 86,63%. Efisiensi tataniaga daging sapi yaitu : pola I 0% , pola II 0,27% danpola III 0,33%. Kegiatan tataniaga daging sapi di Kabupaten Purworejo yang paling efisien adalah pola pemasaran I (produsen-konsumen) yaitu sebesar 0% dan Saluran tataniaga yang paling tidak efisien adalah saluran III (pejagal - pedagang tengkulak – pengecer - konsumen) yaitu sebesar 0,33%.

Kata kunci : Daging Sapi, Tataniaga

 

Bila membutuhkan “Full Paper” lengkap, silahkan download artikel dibawah ini :


Buletin Laboratorium Veteriner Vol. 14 Nomer 2 Tahun 2014 (artikel 5)