SurveyMonkey

Jumat, 13 Nopember 2015 20:29:28 | dibaca : 359 kali
surveymonkey

Buletin Laboratorium Veteriner Vol. 15 Nomer 4 Edisi Oktober-Desember 2015, Artikel 3

KAJIAN EKSPLORATIF DENGAN METODA SURVEY MONKEY SEBAGAI PENJAJAGAN PROGRAM PENANGGULANGAN GANGGUAN REPRODUKSI TAHUN 2015

Artikel ditulis oleh : Basuki Rochmad Suryanto (bsuryanto3@gmail.com), Dwi Hari Susanta dan Tri Parmini

 

ABSTARCT

Kajian dan survey ini bertujuan memberikan masukan data informasi sebagai data awal kegiatan lapangan, juga melaksanakan peran bagian Informasi Veteriner dan Data serta melakukan komunikasi awal dengan pelaksana lapangan Program Penanggulangan Gangguan Reproduksi dalam hal ini Dinas Peternakan Kabupaten/Kota dengan harapan tercapainya efek kognitif, Konatif dan Afektif2. Survai pada kajian ini dilakukan dengan melalui metode CASI, CASI (Computer Assisted Self Interviewing) CASI mempunyai ciri responden melakukan wawancara tanpa didampingi pewawancara. Pertanyaan dibaca melalui layar monitor dan dijawab oleh responden kemudian jawaban dikirim melalui alamat yang sudah tersedia. Jika dilakukan melalui email biasanya responden tinggal menekan tombol reply saja5. Pada kajian ini dilakukan dengan online survey yaitu aplikasi online gratis pada https://www.surveymonkey.com Didapatkan hasil respon jawaban sebanyak 27 repons dari 113 responden. Prosentase populasi berdasar Bangsa Sapi di wilayah kerja BBVet Wates berdasar survey adalah sebagai berikut: FH 7,6%, Non Lokal ( Simmental-Limmosin-Brangus dll ) 63,38%, Madura 11,54%, dan PO 30,77%. Prosentase Gejala Gangguan Reproduksi yang sering terjadi : Abortus 3,70%, Mummifikasi 0%, Prolapsus Uteri 7,41% dan Birahi Tenang 88,89%. Prosentase Diagnosa Gangguan Reproduksi: Hipofungsi Ovarium 88,46%, CLP 3,85%, Endometrits 7,69%, Kista Ovari0%, Atropi Ovarium 0%, Pyometra 0%. Prosentase Prognosa Gangguan Reproduksi : Infausta 12%, Fausta 80%, Dubius 8%. Prosentase Pemilihan Terapi untuk Gangguan reproduksi : Antibiotik 7,69%, Pemberian Vitamin 61,54%, Pemberian Hormon PGF2 alpha 11,54%, GnRh 7,69%, Infus/spool dengan Povidon Iodine 11,54%. Prosentase pemetaan populasi dengan kelainan gangrep : dinas yang menyatakan sudah ada peta lokasi ternak dengan Gangguan reproduksi 15,38%, daerah yang belum ada pemetaan ternak dengan gejala gangguan reproduksi 84,62%. Terkait dengan petunjuk teknis Program Penanggulangan Gangguan Reproduksi, petugas dinas kabupaten/ Kota menyatakan bahwa Juknis sudah jelas sebesar 48%, yang menyatakan tidak jelas 12% serta yang berpendapat bahwa Juknis Gangrep masih membingungkan sebesar 40%. Terhadap pelaksanaan Program Gangguan Reproduksi prosentase optimis berhasil 66,67%, pesimis 3,7% dan ragu-ragu 29,63%. . Pengalaman petugas dalam melakukan rectopalpation dilapangan selama bertugas adalah sebagai berikut :

Kata kunci : surveymonkey, reproduksi, sapi

 

Apabila anda menginginkan "Full Paper" dipersilahkan download file dibawah ini :


Survey Monkey