MONITORING RESIDU ANTIBIOTIKA PADA DAGING SAPI TAHUN 2016

Rabu, 29 Maret 2017 02:26:29 | dibaca : 326 kali
monitoring_residu_antibiotika_pada_daging_sapi_tahun_2016

 

Buletin Laboratorium Veteriner Vol. 16 Nomer 4 Edisi bulan : Oktober - Desember 2016 Artikel 2

MONITORING RESIDU ANTIBIOTIKA PADA DAGING SAPI TAHUN 2016

Artikel ditulis oleh :  Wisnu Sutomo dan Dian Andriani 

 

ABSTRAK

Monitoringinibertujuanmengetahuikeberadaanresiduantibiotikdalam dagingSapi yang dijual di Pasar Kolombo, Pasar Godean dan Pasar Sleman Kabupaten Sleman pada Bulan Agustus  2016.  Penelitianinimenggunakan  dua puluh dua  sampeldagingsapidenganberatmasing-masing250gryangdiambil diPasar Colombo, Pasar Godean dan Pasar Sleman Kabupaten Sleman.Pengujiansampeldagingterhadapresiduantibiotikdilakukandenganmetode uji tapis (screening test) residu antibiotic pada daging, telur dan susu secara bioassay.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwa daging sapiyang djual di Pasar Kolombo positif Aminoglikosida satu orang penjual dan positif makrolida dua orang penjual di Pasar Kolombo.

Katakunci:daging sapi,residu,antibiotik,metodebioassay

ABSTRACT

This study aims to determine the presence of residues of antibiotics in cow meat sold in Colombo Market, Godean Market,  and  Sleman Market  in August 2016. This study used twenty-two samples of beef weighing 250 grams each were taken in the Market Colombo, Godean markets and Sleman Market. Testing samples of meat on antibiotic residues do with the method of screening tests (screening test) antibiotic residues in meat, eggs and milk in bioassays. The results showed that the beef market beef sold in Colombo Market aminoglycosides is positive  one sales person beef and positive macrolide two sellers of beef in the Colombo market.

                                                                                                                 

Apabila menginginkan artikel lengkap mohon download file PDF dibawah ini :


MONITORING RESIDU ANTIBIOTIKA PADA DAGING SAPI