INVESTIGASI KEMATIAN SAPI DAN KAMBING DI KABUPATEN WONOGIRI

Rabu, 29 Maret 2017 02:31:55 | dibaca : 173 kali
investigasi_kematian_sapi__dan_kambing_di_kabupaten_wonogiri

Buletin Laboratorium Veteriner Vol. 16 Nomer 4 Edisi bulan : Oktober - Desember 2016 Artikel 3

INVESTIGASI KEMATIAN SAPI  DAN KAMBING DI KABUPATEN WONOGIRI

Artikel ditulis oleh :  Indarto Sudarsono, Anton Handoko,  Ully Indah Apriliana dan  Sutopo

 

ABSTRAK

Adanya laporan kematian ternak sapi dan kambing di Kabupaten Wonogiri sejumlah 9 ekor sapi dan 4 ekor kambing di empat lokasi yang berbeda, akan tetapi masih milik 1 orang, hal ini menimbulkan kecurigaan ternaknya diracun. Pengujian sampel yang dikirim ke BBVet wates Nomor Contoh : 1457/08/2016 hasil menunjukkan hasil negatif Bacillus anthracis pada kultur Blood agar, akan tetapi hasil PCR menunjukkan hasil positif Bacillus anthracis patogen. Sampel Nomor Contoh : 1612/08/2016 menunjukkan hasil yang positif Bacillus anthracis dari Kultur, pengecatan maupun uji PCR, sehingga kasus kematian sapi dan kambing tersebut didiagnosa penyakit Anthrax. Pemilik ternak kasus merupakan pedagang sapi yang beroperasi di 3 pasar yakni Pasar Hewan Wuryantoro, Hewan Pracimatoro dan Pasar Hewan Darjo, Kabupaten Wonogiri sebelumnya merupakan daerah bebas anthrax, sedangkan lokasi kematian sapi dan kambing terjadi pada kandang penampungan ternak dagangan, sehingga dimungkinkan sumber neluran Bacillus anthracis tersebut berasal dari pasar hewan.

                                                                                                                            

Apabila menginginkan artikel lengkap mohon download file PDF dibawah ini :


Anthrax di Kabupaten Wonogiri