ANALISIS RISIKO KUANTITATIF PENULARAN BACILLUS ANTHRACIS DI KABUPATEN BLORA

Rabu, 29 Maret 2017 00:38:30 | dibaca : 171 kali
analisis_risiko_kuantitatif_penularan_bacillus_anthracis__di_kabupaten_blora

Buletin Laboratorium Veteriner Vol. 16 Nomer 3 Edisi bulan : Juli-September 2016 Artikel 3

ANALISIS RISIKO KUANTITATIF PENULARAN BACILLUS ANTHRACIS DI KABUPATEN BLORA

Artikel ditulis oleh : Indarto Sudarsono

ABSTRAK                

Kasus outbreak anthrax yang terjadi pada bulan Desember tahun 2014 pada peternakan sapi FH di desa Kendal Rejo, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar merupakan kasus yang tidak diduga sebelumnya, karena belum pernah ada analisis risiko penularan Bacillus anthracis ke Kabupaten Blitar,  sehingga tidak bisa memprediksi adanya outbreak yang tiba-tiba, untuk itu diperlukan analisis risiko untuk kabupaten lainnya terutama kabupaten yang memiliki populasi ternak sapi potong yang tinggi, Kabupaten Blora merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki populasi sapi potong yang tinggi sehingga diperlukan analisis risiko penularan anthrax ke Kabupaten tersebut. Tujuan penulisan ini untuk memberikan gambaran besaran probabilitas risiko penularan anthrax ke Kabupaten Blora, metode analisis risiko penularan Bacillus anthracis ke Kabupaten Blora ini menggunakan analisa risiko kuantitatif, dengan mengumpulkan informasi hazard pada wilayah endemis anthrax yakni Kabupaten Blitar, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Boyolali yang memungkinkan release penyakit dan Kabupaten Blora sebagai wilayah yang berisiko terdedah atau exposure  Bacillus anthracis. Setelah pengumpulan informasi dan data hazard kemudian dibuat tree analysis untuk mengetahui alur release maupun exposur Bacillus anthracis, kemudian dilakukan penilaian probabilitas setiap simpul dari tree analysis tersebut. Penilaian probabilitas di tiap-tiap simpul dikalikan sehingga memperoleh probabiltias akhir sebagai nilai risiko. Adapun hasil penilaian risiko di wilayah yang dilakukan analisa risiko release Bacillus anthracis sebagai berikut : Probabilitas release Kabupaten Blitar sebesar 4,25513 x 10-7 , Probabilitas release Kabupaten Sragen sebesar 5,25393 x 10-9, Probabilitas release     Kabupaten   Boyolali    sebesar   2,70821 x 10-6 ,  dan hasil penilaian probabiltas risiko exposure di kabupaten Blora sebagai daerah berisiko terdedah Bacillus anthracis sebesar 1,647 x 10-05  .

Key Word : Anthrax, Bacillus anthracis

                                                 

Apabila menginginkan artikel lengkap mohon download file PDF dibawah ini :


Analisiss Risiko Penularan ANTHRAX