BALAI BESAR VETERINER WATES MENJADI YANG PERTAMA MENYELESAIKAN PROGRAM BEKERJA

Senin, 03 Desember 2018 18:25:30 | dibaca : 81 kali
balai_besar_veteriner_wates_menjadi_yang_pertama_menyelesaikan_program_bekerja

Yogyakarta-4/12/2018. Sejak kemarin hingga hari ini Selasa 4 Desember 2018, berlokasi di Hotel Cavinton Yogyakarta Balai Besar Veteriner Wates mengundang elemen masyarakat dari pelosok desa di Kabupaten Banyumas dan Purbalingga. Mereka berasal dari desa-desa dari kecamatan Jatilawang, Kalibagor, Patikraja dan Pekuncen di kabupaten Banyumas. Juga dari desa –desa dari Purbalingga yang tersebar di kecamatan Rembang, Mrebet, Kaligondang dan Kutasari. Personil yang hadir meliputi Kepala desa , Petugas Koordinator dan Pendamping Kecamatan, Petugas Koordinator Desa . Hadir juga para pemangku kebijakan dari Kementerian Pertanian Pusat diantaranya Sesdit Peternakan dan Kesehatan Hewan, Ir. Nasrullah, Direktur Perbibitan Ir. Sugiono, Dirjennak DR. I Ketut Diarmita, Direktur Kesmavet Drh. Syamsul.

Balai Besar Veteriner Wates Yogyakarta telah selesai melaksanakan Program Bekerja ( Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera ) di Tahun 2018.  BBVet Wates menjadi Unit Pelaksana Teknis ( UPT ) yang pertama kali selesai diantara lembaga pemerintah yang lain yang mendapat tugas tambahan untuk melaksanakan Program Bedah Kemsikinan Rakyat Sejahtera ( BEKERJA ). Program Bekerja merupakan salah satu Program Unggulan dari Kabinet Bekerja yang langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat berupa bantuan ayam sejumlah 50 ( limapuluh ) ekor setiap Rumah Tangga Miskin ( RTM).  Pelaksanaan Program Bekerja oleh BBVet Wates di Kabupaten Purbalingga dan Banyumas menjadi contoh bagi UPT yang lain, seperti BBVet Maros di Sulawesi, BBVet Lampung di Sumatera, BBPTU Baturaden dengan wilayah bagi di Kabupaten Brebes dan Jawa Barat, Pusvetma dan BBIB Singosari di Jawa Timur. Berbagai permasalahan dan hambatan baik dari pengadaan Ayam , interaksi dengan RTM ( Rumah Tangga Miskin ) penerima ayam Program Bekerja, komunikasi dengan Dinas dan Pemerintah desa, hingga metode pembagian yang dilaksanakan oleh BBVet Wates menjadi contoh untuk pelaksana Program Bekerja di wilayah lain di Indonesia

Arahan disampaikan para pemangku kebijakan diantaranya IR NAsrullah selaku Sesdit Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, juga Dirjennak DR Ketut kemudian dilanjutkan diskusi hangat dengan para stakeholder Program Bekerja menghasilkan hasil-hasil positif  bagi perbaikan , baik system maupun manajemen serta metode dari program Bekerja yang meliputi  proses persiapan, penanganan hambatan dan solusinya sehingga di tahun 2019 Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera dapat berjalan dengan lebih baik dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi rakyat. ( BAS )